Implementasi Kurikulum Merdeka Dan Ketersediaan Sumber Belajar Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MTs Negeri 05 Pasaman
Keywords:
Implementation of the Independent Curriculum and Availability of Learning Resources for the Aqidah and Akhlak Subject at MTs Negeri 05 PasamanAbstract
ABSTRAK : Untuk mengumpulkan data di lapangan, skripsinya menggunakan metodologi studi lapangan deskriptif kualitatif. Pendekatan observasi, wawancara dengan berbagai narasumber antara lain wakil kepala kurikulum, guru Aqidah akhlaq, dan siswa MTs Negeri 05 Pasaman digunakan sebagai strategi pengumpulan data. Dokumentasi berupa gambar proses wawancara, profil sekolah, dan kegiatan pembelajaran juga dimanfaatkan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun pengenalan kurikulum otonom dan penyediaan sumber daya untuk pembelajaran tentang keyakinan moral di MTs Negeri 05 Pasaman telah berjalan cukup baik, masih ada ruang untuk perbaikan karena berbagai pemangku kepentingan masih membiasakan diri dengan kurikulum baru. pengaturan. Secara alami, guru telah mempersiapkan diri dan pelajaran dilaksanakan sebelum dimulai, dan tersedia bahan-bahan untuk memperoleh keyakinan moral. Prasarana, sarana, dan keberadaan pengajar yang senantiasa berupaya untuk menjadi lebih berkualitas merupakan variabel-variabel yang mendukung terselenggaranya pembelajaran moral berdasarkan kurikulum mandiri. Sementara kendalanya adalah pemahaman guru terhadap kebijakan kurikulum mandiri masih kurang karena tentunya memerlukan waktu persiapan pada masa transisi kurikulum. Selain itu, kurangnya pemahaman tentang bagaimana sekolah dan guru dapat memperbarui dan meningkatkan konten baru dalam kurikulum independen dan bagaimana membangun tim yang kuat untuk modul proyek.
Kata Kunci: Implementasi, Kurikulum Merdeka, Sumber belajar, Akidah Akhlak
Downloads
References
REFERENSI
Aiman Faiz, Irmas Kurniawaty, Konsep Merdeka Belajar Pendidikan Indonesia dalam Perspektif Filsafat Progresivisme: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, vol. 12 no. 2 (Juli 2020), hal. 159.
Ani Kadarwati, Ibadullah Malawi, Pembelajaran Tematik: Konsep dan Aplikasi, vol. 2(Maret 2017), hal. 117.
Dewi maisaroh,Sumber-Sumber Bahan Ajar Akidah-Akhlak. https://www.kompasiana.com/dewimaisaroh81984/60aa0ed18ede480aa1717c22/sumb er-sumber- bahan- ajar-akidah-akhlak. (23 Mei 2021).
Darmansyah S.Ag, Guru Akidah Akhlak Kelas 7 dan 9 MTs N 05 pasaman, wawancara oleh peneliti, 7 Mei 2024.
Merdeka Belajar, Kurikulum Merdeka dan Platfor merdeka mengajar, https://merdekabelajar.dairikab.go.id./temtang-kurikulum-merdeka-dan-platform- merdekamengajar/.
Muri Yusuf, Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Gabungan, (Cet. 6; Jakarta:Kencana,2021), hal. 369.
Niswatin Maghfiroh, Hayyun Lathifaty Yasri, Pengaruh Ketersediaan Sumber Belajar dan minat Terhadap Hasil Belajar kelas VII, vol. 1 no. 2 (2022), hal. 126.
Rukin, metode penelitian kualitatif (Cet 1; Takalar: Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia, 2019), hal. 6.
Samsurizal s.ag, Waka Kurikulum MTs N 05 Pasaman Barat, wawancara oleh peneliti, 31agustus 2024. Siti Maghfiroh, Konsep Merdeka Belajar Perspektif Aliran Progresivisme John Dewey,
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, vol. 3, no. 1 (maret 2020).
S. Sherly et.al., Merdeka Belajar: Kajian Literatur, no. 1 (2020): hal. 184.
Sri Marlina, Wilda Auwalina, Analisis ketersediaan Sumber Belajar dan Fasilitas diSekolah, (22 Februari 2020), hal.13.
Yamin, M., & Syahrir, Pembangunan Pendidikan Merdeka Belajar (Telaah Metode Pembelajaran), Jurnal Ilmiah Mandala Education. 6. Universitas Pendidikan Mandalika, 2020.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pedagogy : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
