IMPLEMENTASI FUNGSI LPMK DALAM PEMERINTAHAN PARTISIPATIF DI KELURAHAN LAWANG KIDUL
DOI:
https://doi.org/10.51747/3g8tte09Keywords:
Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan, tata kelola lokal, partisipasi masyarakat, kelurahan lawang kidulAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi fungsi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) dalam penyelenggaraan pemerintahan partisipatif di Kelurahan Lawang Kidul Kota Palembang. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya peran LPMK sebagai mitra pemerintah kelurahan dalam menggerakkan partisipasi masyarakat pada perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan. Namun, pelaksanaan fungsi kelembagaan masih menghadapi keterbatasan kapasitas organisasi, partisipasi masyarakat yang belum merata, serta koordinasi yang belum optimal dengan pemerintah kelurahan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan aparatur kelurahan, pengurus LPMK, tokoh masyarakat, dan warga; observasi kegiatan kelembagaan; serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sementara keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LPMK telah menjalankan fungsi fasilitasi partisipasi, penyaluran aspirasi, dan pendampingan kegiatan pembangunan, namun efektivitasnya masih dipengaruhi oleh kapasitas pengurus, intensitas komunikasi, serta dukungan sumber daya. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan kelembagaan, perencanaan kolaboratif, dan koordinasi berkelanjutan menjadi langkah penting untuk meningkatkan kontribusi LPMK dalam pemerintahan partisipatif.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Masayu Diah, Riski Irsan, Bastiar Tambuh (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.