IMPLEMENTASI NILAI-NILAI DEMOKRASI DALAM PEMBELAJARANPENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKN)

Authors

  • Ririn Eka Author
  • Abdul Basit Universitas panca marga Author

DOI:

https://doi.org/10.51747/ahhkts68

Keywords:

Pendidikan kewarganegaraan , sekolah menengah pertama

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) pada peserta didik kelas VII SMP Islam Abd. Wahid Pajarakan Kulon, Kabupaten Probolinggo. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai-nilai demokrasi sebagai bagian dari pembentukan karakter warga negara yang demokratis, bertanggung jawab, dan mampu menghargai perbedaan di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 16 peserta didik kelas VII dan 11 tenaga pendidik serta tenaga kependidikan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran PKn telah terlaksana dengan baik melalui pembiasaan sikap toleransi, kerja sama, kebebasan berpendapat, dan sikap saling menghormati. Nilai toleransi diwujudkan melalui kegiatan doa bersama, pembinaan sikap spiritual, dan saling membantu antarpeserta didik. Nilai kerja sama diterapkan melalui kegiatan piket kelas, kerja kelompok, dan kepatuhan terhadap tata tertib sekolah. Kebebasan berpendapat diwujudkan melalui diskusi kelas, musyawarah, pemilihan ketua kelas, dan kesempatan menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab. Sikap menghormati orang lain ditanamkan melalui budaya mengangkat tangan sebelum berbicara, menghargai perbedaan pendapat, serta memperlakukan seluruh peserta didik secara adil tanpa membedakan latar belakang sosial. Faktor pendukung implementasi meliputi kurikulum, keteladanan guru, dan budaya sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana prasarana, metode pembelajaran yang kurang bervariasi, dan perbedaan karakter peserta didik. Upaya mengatasi hambatan dilakukan melalui variasi metode pembelajaran, optimalisasi fasilitas, komunikasi yang efektif, serta pembinaan karakter secara berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-06-29

Issue

Section

Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.