PENGGUNAAN KUESIONER SEBAGAI BAHANMELAKUKAN TINDAKAN YANG TEPAT UNTUK MENYELESAIKANPERMASALAHAN PENDIDIK DI SMP NEGERI 1 KRUCIL
DOI:
https://doi.org/10.51747/63d9ky29Keywords:
identifikasi masalah, sekolah menengah pertama, kuesioner, pendekatan positivismeAbstract
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan mendeskripsikan implementasi metode model dua siklus yang diterapkan oleh Guru di SMP Negeri 1 Krucil dalam sistem pengajaran di sekolah. Hal ini dilakukan mengingat indeks kualitas peserta didik di sekolah semakin menurun oleh rendahnya SDM masyarakat sekitar. Metode dua siklus diharapkan mampu meningkatkan minat belajar peserta didik serta hasil belajar di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kepengawasan yang dilakukan dalam 2 (dua) siklus yang masing-masing berisikan perencanaan, penerapan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan angket/kuesioner. Kuesioner siklus I menggunakan model kuesioner berskala kategori sedang siklus II menggunakan kuesioner terstruktur. Pemilihan masalah kuesioner dikaitkan dengan 4 dimensi kompetensi kepala sekolah yaitu kepribadian, manajerial, kewirausahaan dan supervisi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian pada siklus pertama menunjukkan, bahwa terdapat masalah yang harus diselesaikan dengan pemberian informasi, ada masalah yang akan diselesaikan dengan pembuatan program untuk tindak lanjutnya, ada kegiatan yang perlu dipertahankan tetapi ada pula masalah yang harus diperdalam melalui siklus kedua. Setelah siklus kedua, semua permasalahan telah mendapat jawaban untuk ditindak lanjuti kepala sekolah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Akh. Arief Hermawan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.