KAJIAN TEORETIS PENDIDIKAN ADMINISTRASI NEGARA DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH
DOI:
https://doi.org/10.51747/9r80tr09Keywords:
administrasi publik, ruang lingkup, paradigma, tata kelola, governanceAbstract
Administrasi publik sebagai disiplin ilmu terus mengalami perluasan ruang lingkup seiring dengan perubahan relasi antara negara, pasar, dan masyarakat sipil. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan ruang lingkup teori administrasi publik dengan menelusuri pergeseran paradigma dari Administrasi Publik Klasik (Old Public Administration), New Public Management (NPM), New Public Service (NPS), hingga New Public Governance (NPG) serta tata kelola digital (digital governance). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui penelusuran dan analisis literatur akademik yang terbit dalam rentang tahun 2015 hingga 2023. Hasil kajian menunjukkan bahwa ruang lingkup administrasi publik saat ini tidak lagi terbatas pada organisasi dan manajemen birokrasi semata, tetapi telah meluas mencakup jejaring kebijakan, kolaborasi lintas sektor, partisipasi warga, etika penyelenggaraan negara, dan transformasi digital layanan publik. Paradigma NPS dan NPG dinilai lebih relevan dengan konteks pelayanan publik kontemporer karena menempatkan warga negara sebagai mitra, bukan sekadar klien atau pelanggan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teori administrasi publik bersifat multiparadigma dan terus berkembang secara dinamis mengikuti kompleksitas persoalan publik, sehingga pemahaman yang komprehensif atas ruang lingkupnya menjadi penting bagi akademisi maupun praktisi pemerintahan
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ani Anjarwati, disyuniandri, mfahmi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.