PELAKSANAAN FUNGSI PENGAWASAN BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK TERHADAP ORGANISASI KEMASYARAKATAN DIKABUPATEN OGAN KOMERING ILIR
DOI:
https://doi.org/10.51747/h435w284Abstract
Artikel ini bertujuan menganalisis pelaksanaan fungsi pengawasan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik terhadap Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kabupaten Ogan Komering Ilir serta meng- identifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan informan yang ditentukan secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawanca- ra mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan dilaksanakan melalui pemeriksaan aspek legalitas dan administrasi, monitoring dan evaluasi kegiat- an, koordinasi lintas lembaga, serta pembinaan Ormas. Regulasi dan koordinasi dengan unsur terkait menjadi faktor pendukung utama. Sebaliknya, keterbatasan sumber daya, kapasitas sistem informasi, kepatuhan pelaporan sebagian Ormas, dan resistensi terhadap pengawasan menjadi faktor pengham- bat. Data internal tahun 2025 menunjukkan Bankesbangpol OKI didukung 44 personel yang terdiri atas 16 PNS, 9 PPPK, dan 19 tenaga honorer, dengan komposisi pendidikan yang beragam. Temuan menegaskan bahwa pengawasan yang efektif perlu menjaga keseimbangan antara kepatuhan adminis- tratif, pembinaan, koordinasi, akuntabilitas, dan penghormatan terhadap kebebasan berserikat. Pengu- atan basis data, kompetensi aparatur, mekanisme tindak lanjut, dan pendekatan pengawasan berbasis risiko direkomendasikan untuk meningkatkan kualitas tata kelola Ormas.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Masayu Diah, Tarmizi, Syahri (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.