OPTIMALISASI PERAN KADER POSYANDU MELALUI INOVASI OLAHAN IKAN TENGGIRI DALAM MENDUKUNG PEMENUHAN NUTRISI BALITA DI DUSUN SUMURGAYAM
DOI:
https://doi.org/10.51747/AbdiPancaMarga.v6n2.619Keywords:
Diversifikasi, Olahan ikan, Posyandu, Sumurgayam, TenggiriAbstract
Ikan tenggiri dikenal sebagai salah satu jenis ikan yang banyak kandungan protein dan omega 3 dalam jumlah tinggi, sehingga sangat baik dikonsumsi oleh balita maupun semua kalangan karena cita rasanya yang khas. Desa Sumurgayam berada di Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Pada umumnya ikan dimanfaatkan dengan cara digoreng, maupun dimasak menjadi aneka hidangan. Untuk meningkatkan nilai tambah sumberdaya perikanan, diperlukan berbagai inovasi pengolahan yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Program pengabdian masyarakat ini dirancang dengan tujuan: (1) memberikan informasi, edukasi, serta pelatihan kepada kader posyandu; dan (2) menyampaikan keterampilan mengolah makanan berbahan dasar ikan tenggiri. Metode yang digunakan meliputi kolaborasi dengan Pemerintah Desa untuk menyinergikan program, pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan, praktik langsung, serta pendampingan berkelanjutan. Kegiatan pelatihan dan penyuluhan di Desa Sumurgayam ini disambut dengan antusias oleh para kader posyandu. Antusiasme mereka terlihat jelas sepanjang kegiatan, dan mayoritas peserta mampu mempraktikkan ilmu yang diperoleh. Hasil pelatihan dapat dilihat berdasarkan indikator pencapaian mitra yaitu: Anggota kelompok kader posyandu di Desa Sumurgayam 90% terampil dalam pengoperasian mesin pencetak bakso, 90% mampu mengolah ikan tenggiri menjadi beragam produk abon, bakso dan pempek, serta tambahan penghasilan yang didapatkan dari penjualan produk olahan.
Kata Kunci : Diversifikasi; Olahan ikan; Posyandu; Sumurgayam; Tenggiri
